Keberterimaan Warga Belajar Terhadap Produk TIK yang Di Gunakan Dalam Program PLS
Kebutuhan
belajar bersumber dari adanya kebutuhan yang secara bawahan (Inhaerent)
dipunyai individu semenjak ia dilahirkan. Kebutuhan inilah yang merupakan
tenaga pendorong bagi individu untuk hidup , untuk mempertahankan diri dari
ancaman bahaya , dan untuk berkembang terus. Menurut Maslow : Seorang ahli
psikologi , kebutuhan dasar manusia itu berjenjang dari tingkat yang paling
rendah sampai ke tingkat yang paling tinggi. Teori itu disebut sebagai teori “Jenjang
Kebutuhan Manusia”
Teknologi
informasi saat ini telah mengalami perkembangan yang luar biasa, seperti
portofolio elektronic, game, dan simulasi komputer, buku digital (e-book),
teknologi nirkabel (wireless), surat elektronik (e-mail), pencarian (browsing)
informasi, konferensi jarak jauh (tele/ video conference), mobile computing,
transaksi perdagangan (e-business), transaksi perbankan (e-banking), pelayanan
publik (e-goverment) dan peningkatan kualitas pendidikan (e-learning).
Perkembangan teknologi seperti ini telah menimbulkan revolusi komunikasi yang
menyebabkan kehidupan masyarakat di berbagai negara tidak bisa terlepas dan
bahkan telah ditentukan oleh informasi dan komunikasi. Gejala inilah yang
menimbulkan kecenderungan interdependesi global bagi masyarakat antarbangsa.
Salah satu
pendidikan di Indonesia yang membantu melengkapi pendidikan persekolahan atau
membantu anak-anak yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan adalah
pendidikan luar sekolah (nonformal education). Di dalam pendidikan luar sekolah
ini juga sudah menggunakan dan menerapkan TIK dalam membantu proses
pembelajaran serta program yang dijalankan. Penerapan TIK tersebut merupakan
salah satu wujud pengimplementasian perkembangan zaman dalam dunia pendidikan
luar sekolah. Pengimplementasian tersebut tidak lepas dari pengaruh pihak-pihak
yang bersangkutan seperti, pemerintah, penyelenggara, fasilitator, tutor atau
pendidik serta peserta didik dalam program pendidikan luar sekolah.
Penggunaaan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan luar sekolah ini dapat
dilakukan dengan berbagai cara seperti pemberian informasi melaluo grup,
mencari referensi tambahan mengenai mata pelajaran, serta pemanfaatan media
dalam proses pembelajarannya. Selain itu, hal terpenting yang harus diperhatikan
dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ini adalah kesesuaian
antara kebutuhan peserta didik dengan teknologi yang digunakan. Jika kebutuhan
peserta didik dengan teknologi yang digunakan berhubungan maka kegiatan
pembelajaran akan berjalan dengan lancar serta begitupun sebaliknya. Dengan
demikian, peserta didik akan mudah menerima teknologi yang digunakan dalam
proses pembelajaran pada program pendidikan luar sekolah.
Keberterimaan warga belajar terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam program pembelajaran PLS merupakan suatu faktor pendorong terlaksananya program pemebelajaran di masyarakat.
Komentar
Posting Komentar